Hanya pikiran spontan... hanya belajar...

Kamis, 01 Maret 2012

Bagaimana Cara Membaca Alkitab: Membaca Alkitab Sesuai Urutan Sejarah

Banyak orang mengeluh ketika membaca alkitab, "saya tidak mengerti". Sebelum kita menghakimi orang yang tidak membaca alkitab, atau bahkan menghakimi diri sendiri mengapa tidak membaca alkitab, mari kita melihat dan menyelidiki akar masalahnya. Setiap permasalahan tidak lah muncul tiba-tiba. Masalah tidak lah muncul seperti mujizat. Setiap masalah pasti ada akar masalahnya. Begitu juga dengan permasalahan dalam membaca alkitab.

Alkitab adalah "buku ajaib" atau "buku sakti"nya orang kristen. Tetapi sering kali dibiarkan berdebu di lemari. Halaman-halamannya pun masih terasa bau baru karena hanya dibuka pas hari minggu di gereja saja. Ada banyak ragam harga buku alkitab, tergantung dari fitur yang ditampilkan di dalamnya. Sayangnya jarang sekali orang yang memakai alkitab sesuai dengan apa yang dibayarkannya ketika ia membeli. Mungkin ada yang membelinya dengan harga mahal, buku alkitab yang lengkap dengan footnote, referensi, versi yang berbeda, dll, namun fitur-fitur tersebut tidak digunakan. Tidakkah kita menyadari pentingnya membaca alkitab?


Alkitab adalah bak surat cinta Tuhan kepada kita. Kita membaca alkitab tujuannya adalah mengerti maksud "surat cinta" itu. Mohon digaris bawahi, mengerti maksud "surat cinta" itu. Jadi membaca alkitab tidaklah hanya memenuhi target "hari ini harus membaca alkitab". Ketika kita mengerti apa yang kita baca, kita dapat merenungkannya dan akhirnya melakukannya. Itulah tujuan sesungguhnya dalam membaca alkitab, yaitu melakukan Firman Tuhan.

Bagaimana agar kita dapat mengerti apa yang kita baca? Sebelumnya mari kita ingat-ingat apa saja kebiasaan-kebiasaan kita yang membuat kita tidak mengerti membaca alkitab? Misalnya:
  1. waktu yang tidak tepat, sudah malam dan sudah lelah
  2. hanya mau membaca ayat favorit kita
  3. tidak fokus, mungkin sambil menonton tv atau kegiatan lain
  4. melompati ayat yang tidak dimengerti, tidak mau mencari tau
  5. hanya membaca versi favorit kita (mis: Indonesia Terjemahan Baru - LAI)
  6. dll
Dari daftar di atas.... jangan lakukan salah satunya pun dan juga daftar-daftar kebiasaan buruk pribadi kita dalam membaca alkitab.

Ada banyak cara  (akan dibahas pada tulisan-tulisan berikutnya), tetapi ada salah satu cara untuk membaca alkitab, yaitu membaca alkitab berdasarkan urutan sejarahnya. Jadi membaca alkitab berdasarkan kronologis waktu. Saya ingin mengajak pembaca untuk turut serta membaca alkitab berdasarkan kronologis waktu, Mari kita mulai dari Perjanjian Baru saja. Mari kita selesaikan Perjanjian Baru dalam waktu 3 bulan. Apakah Saudara/i bersedia menyediakan waktu untuk membaca alkitab kita?

Adapun saya mengutip beberapa sumber untuk menyajikan renungan ini kepada pembaca. Saya mengutip kronologis pembacaan dari tulisan Colin Candy, dan tentunya kadang saya menambahkan opini saya, beberapa gambar dan dari sumber-sumber lain.

TIPS: Bacalah Alkitab ketika Anda merasa lebih fresh/ segar.  Pelajarilah Alkitab, bukan buku mengenai Alkitab, referensi, komentar tentang Alkitab. Lihat akibatnya 3 bulan mendatang. Selamat membaca!! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar