Hanya pikiran spontan... hanya belajar...

Kamis, 29 September 2011

Just Feel Like Heaven

Rasanya tak mau berhenti mendengarkan 2 lagu ini sambil worship God, "How He Loves" by John Mark Mcmillan, dan "When I thin about The Lord" by Brooklyn Tabernacle Choir. Tiga hari ini rasanya sangat diberkati dengan 2 lagu ini. Just feel like heaven. Lagu dengan lirik sederhana tetapi sangat berasa kalau sang penyanyi menyanyikannya dari hati. Seakan pendengar dapat merasakan sendiri maksud baik si pencipta lagu ini terlebih lagi orang yang menyanyikannya.

Hari minggu, aku menyanyikan lagu "How He Loves" dengan sungguh hati bagian liriknya...
Oh how he loves us so
Oh how he loves us
How he loves us so
Yea He loves us
Oh how

Rabu, 28 September 2011

When I Think About The Lord by Brooklyn Tabernacle Choir

download this song!

When I Think about the Lord,
How He saved me, how He raised me,
How He filled me, with the Holy Ghost.
How He healed me, to the uttermost.

When I Think about the Lord,
How He picked me up and turned me around,
How He placed my feet on solid ground

Chrous

It makes me wanna shout,
Halleilujiah,
Thank you JESUS,
LORD, your worthy, of all the glory, and all the honor,
And all the praise... (Repeat*)

It makes me wanna shout...........

How He Loves by John Mark McMillan

download this song!

He is jealous for me
Loves like a hurricane
I am a tree
Bending beneath
The weight of his wind and mercy
When all of a sudden
I am unaware of these
Afflictions eclipsed by glory
And I realize how beautiful you are
And how great your afflictions for me

Oh how he loves us so
Oh how he loves us
How he loves us so

Yea He loves us
Oh how

We are his portion
And he is our prize
Drawn to redemption by the grace in his eyes
If grace is an ocean we're all sinking
So heaven meats earth like a sloppy wet kiss
And my heart burns violently inside of my chest
I don't have time to maintain these regrets
When I think about the way
He loves us

Oh how he loves us so
Oh how he loves us
How he loves us so

Yea He loves us
Oh how

I thought about you
The day Stephen died
And you met me between my breaking
I know that I still love you God
Despite the agony
See people they want to tell me your cruel
But if Stephen could sing
He'd say its not true
Cause your good

Minggu, 25 September 2011

Buah Roh


*) Tulisan ini ditulis tgl 28 Agt 2011, ketika sedang mendengarkan kotbah di sebuah gereja di Medan. Ntah kenapa dalam sebulan sebelumnya kepikiran terus tentang hal ini. Dan waktu mendengar kotbah, hanya mendengar sepintas tentang buah Roh, rasanya tak sabar untuk segera dituliskan. Namun sampai saat ini pun saya masih mempelajari topik ini. Jika ada pembaca yang ingin mengoreksi, silahkan memberi komentar. Terima kasih.

-000-

Dalam Gal 5:22 buah roh ada 9 tetapi dalam bahasa Yunaninya ditulis dalam bentuk tunggal "buah roh", bukan "buah2 roh". Jadi bisa dikatakan satu buah dengan 9 cita rasa. 

Jika dibandingkan Gal 5:22-23 -> buah roh yg dimulai dengan 'kasih' dengan 1Kor 13:4 -> yg membahas defenisi tentang kasih. Kedua surat ini dituliskan oleh Paulus. Apakah Paulus tidak konsisten dengan mengatakan bahwa 'kasih, kesabaran, kemurahan' adalah buah roh dan di suratnya yg lain menyatakan bahwa kesabaran dan kemurahan adalah defenisi dari kasih. Artinya di surat Galatia membuat kesabaran dan kemurahan setara dengan kasih namun di suratnya kpd Korintus membuat kemurahan dan kesabaran turnan dari kasih. 

Tetapi jika kita perhatikan perikop 1Kor 13 secara keseluruhan dan membandingkan dengan Gal 5:22-23, maka seolah kita menemukan bahwa buah roh yg bersifat tunggal itu adalah kasih. Di dalam kasih kita dapat menemukan 8 cita rasa lain yg tercatat dlm Gal 5:22-23. Dan dalam 1Kor 13:8 "kasih tidak berkesudahan" dan di ayat selanjutnya menjelaskan bahwa nubuat dan bahasa roh yg kita dpt di bumi itu tidak sempurna, hanya kasih yg tidak berkesudahan dan seolah menyatakan bahwa kasih itu adalah sempurna. Kasih itu harus lah sempurna (suatu hari nanti). Dengan demikian jika kita tetap melekat kepada Tuhan, kita tetap belajar ttg kasih dengan 8 citarasa lainnya, dan sepanjang kita dapat belajar (sepanjang umur hidup kita) kita harus tetap belajar ttg kasih. 

Buah tidak tumbuh dalam sehari. Buah dimulai dari benih. Benih itu harus pecah dulu, barulah bertumbuh menjadi pohon. Jika nutrisinya cukup maka akan menghasilkan buah. Buah yg masih muda pun masih masam, tetapi jika buah sudah matang buah itu akan terasa manis. 

Jika kita melakukan kasih, kita juga sekaligus belajar 8 citarasa lainnya. Jika kasih yg kita lakukan belum matang, jangan menyerah. Jangan karena kegagalan yang satu itu, kita melupakan usaha kita utk menumbuhkan buah itu. 

Kasih adalah esensi orang kristen hidup di bumi. Kasih adalah simbol orang kristen yg ingin dikecap oleh makhluk bumi lainnya. Baik org yg blm kenal Tuhan ataupun org kristen lain. Mereka menuntut buah roh "kasih" itu dalam diri kita. Mari kita menumbuhkan kasih dengan citarasa yg sensasional itu. Hidup tanpa citarasa kesabaran tdk akan menghilangkan keselamatan kita serta merta, tetapi alangkah bahagianya kita jika kita dapat menjaga kesabaran kita. Karena dengan menampilkan citarasa itu kita dapat mejadi terang. Dan menampilkan terang berarti memberi kesempatan injil diberitakan kepada orang lain.

Selasa, 06 September 2011

Hanya Cerita Kehidupan

*) zeeddd....zedd... alert... Hanya untuk DEWASA

Senangnya dapat bertemu dengan teman-teman SMU. Ini adalah ngumpul-ngumpul pertama setelah diriku menikah. Hah... pastinya pertanyaan pertama mereka adalah "gimana rasanya menikah??", tanpa pikir panjang jawabanku "asyik :)". Ga nyangka aja ternyata persepsi pikiranku dengan mereka sedikit berbeda. Berpikir sejenak... seolah ku bisa membaca pikiran mereka dari mata mereka yang berbinar, dan senyuman mereka yang lebar. Hahaa... Aku pikir mereka menanyakan gimana kabarku, TERNYATA.... apa yang mereka pikirkan berbeda... Duehh... teman-teman maafkan diriku yang agak lupa tentang pertanyaan orang yang belum menikah kepada yang sudah menikah...LOL! As you know lahh pembaca! qiqqiqiiqi.

Seperti kata Kak Aida (salah satu pembina di Barito), perkataannya dulu yang kuingat "orang yang belum menikah pasti penasaran sesuatu di balik 'tembok' pernikahan". And no wonder, rasa penasarannya adalah tentang sex. Kata si Erix "Sex itu kan bagian cerita kehidupan yaa...." maka panjanglah ia bercerita. Haha... dalam hatiku, "mereka yang belum pernah, bercerita selayaknya sudah paling ahli"....hehe... just kidding you. Mereka menguliahi aku. Tapi seru juga mendengar harapan dan cerita-cerita mereka yang penuh dengan ketegasan tanpa rasa kuatir. Seolah mereka telah pernah ada di 'balik tembok'... hehe.

*break...* gempaaaa.... 6,7 scr. Lokasi: 2.81 LU - 97.85 BT, pusat gempa: 59 km TimurLaut SINGKILBARU-NAD , 75 km Tenggara KUTACANE-NAD , 78 km BaratDaya KABANJAHE-SUMUT , 89 km Tenggara TAPAKTUAN-NAD , 1411 km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA. Baju digantungan aja bergoyang kencangnyooo... 

Jumat, 02 September 2011

Sempurna adalah Tujuan

Topik ini adalah topik favorit yang mendapat perhatian lebih banyak dua tahun terakhir bagi penulis. Tadi pagi penulis menonton salah satu acara favorit di channel favoritnya. Suatu tayangan tentang realiti hidup. Tentang seorang kaya, seorang jutawan, yang ingin membantu orang lain dengan uangnya. Sebelum ia membagikan uangnya ia harus benar-benar memastikan bahwa orang yang akan diberinya uang itu harus benar-benar layak menerima bantuan itu. Oleh sebab itu, jutawan itu harus menyamar menjadi orang biasa, berbaur dalam kehidupan orang yang akan dibantunya itu dan mencari tau akan kebutuhan orang-orang yang akan dibantunya itu. Tidak semua orang dapat menerima bantuan finansial dengan gampangnya, banyak orang dapat dengan mudah tersinggung hanya karena ada orang yang mau memberikan uang untuk membantunya. Oleh sebab itu seorang pemberi bantuan haruslah berhati-hati jangan sampai menyinggung perasaan orang yang akan dibantunya itu. Well... jadi teringat perkataan "kadang lebih enak ketika memberi daripada ketika menerima". Hehe... perkataan itu penulis ucapkan karena seseorang menolak untuk ditraktir :D Ketika penulis renungkan "terlebih berkat memberi daripada menerima" atau dengan perkataan lain "lebih berbahagia memberi daripada menerima", yaa... ini sebenarnya statement umum.... tidak mudah sebenarnya memberi kepada orang lain, karena tidak semua orang mau diberi juga. So... pastinya seseorang yang dapat memberi akan mendapat berkat sukacita dalam hatinya, terlebih lagi 'hukum tabur tuai' yang pasti berlaku dalam kehidupan.

Liburan Lebaran 2011

Senangnya bisa pulang ke kampung halaman... bertemu papi, mami, adek-adekku, tetangga-tetanggaku, om dan tanteku, saudara-saudara, teman-teman sekalian. Senang sekali dapat bersenang-senang di kota ini. Walaupun kadang aku merasa bahwa kota ini agak menyebalkan bagiku, baik soal service yang kadang buat gregetan dan tentang 'sok kuasa' beberapa orang, yaahh... aku tetap merasa betah untuk tinggal di kota ini. Rasanya waktu sepuluh hari itu kurang. Sayang sekali suami tercinta tidak ikut serta :'(

Mendapatkan tiket untuk dapat mengunjungi kota Medan saja, rasanya hati ini penuh dengan kegembiraan. Mendapatkan kode book-nya saja sudah bisa merasakan apa yang akan dimakan, apa yang akan dikerjakan, akan berkunjung kemana, mau bertemu siapa saja, mendapatkan apa, segala sesuatu kesenangan sudah dapat terbayangkan. Sumringah....